Minggu, 22 November 2015

GADGETISME (Oleh : AMINULLAH)


Seiring berjalannya zaman , teknologi terus berkembang dan semua orang pasti menggunakannya , bahkan sampai sekarang ada yang menggunakan nya untuk kebutuhan sehari-hari. Teknologi seakan-akan menjadi seperti suatu perusahaan dimana tempat kita melangsung hidup dan menjadi suatu tempat untuk mencari nafkah. Tak asing lagi bagi kita , semua kalangan menngukan teknologi ini, dari kaum menengah keatas hingga kaum menengah kebawah. Banyak yang menggunakan teknologi untuk tempat berjualan , berbelanja , berkerja , mencari jodoh dll. Semua itu berhasil mereka gunakan dan manfaatkan jika memang untuk hal-hal yang positive, tetapi sejauh ini banyak yang menyalahgunakan teknologi ini untuk kejahatan , penipuan ,hingga sampai pembuhan bahkan penjualan jasa ilegal untuk orang asing.
Sejauh ini seluruh media banyak memberitakan kejadian-kejadian yang di lakukakn dari beberapa jenis teknologi , salah satunya yang akan saya angkat adalah melalui Gadget. Benda satu ini sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat banyak, termasuk saya sendiri menggunakannya , bukan saja pegawai , buruh , mahasiswa , pedagang , siswa-siswi SMA-SMP juga menggunakan alat ini , hingga pada murid SD sekalipun sudah menggunakan alat ini. Ada hal positive yang bisa ia tumbuhkan jikalau para pengguna gadget berhasil menggunakan nya untuk pengetahuan hal yang positive ,tetapi apabila sebaliknya semua akan menimbulkan hal-hal yang tidak ingin kita dengar atau lihat. Hal positive ini bisa saja timbul jikalau si pengguna mencari info di luar untuk perkembangan wawasannya , dan mencinpatakan suatu hal yang baru yang belum pernah dilihat oleh orang banyak , ini akan membuat gadget pada kedudukan pertama untuk perkembangan wawasannya. Tetapi jikalau kita lihat banyak pengguna gadget menggunakannya untuk hal-hal yang tidak pantas , seperti seorang anak SD yang belum pantas untuk berhubungan (pacaran) dengan menggunakan alat ini dia bisa menjalin hubungan tanpa ada yang tahu, tetapi hubungan yang berjalan bukan yang seperti kita fikirkan , hal yang lebih akan mereka lakukan seperti pelechan seksual yang sedang semaraknya ditayangkan oleh media.
Gadgetisme adalah salah satu kata yang saya ciptakan untuk para maniak gadget yang menggunakan benda ini. Dimana si pengguna sangat maniak akan perkembangan gadget yang terjadi saat ini , seluruh perusahaan berlomba-lomba untuk mengeluarkan penemuan terbaru nya yang lebih canggih agar tak kalah saing dengan perusahaan gadget lainnya. Dan secara tidak langsung kita tanpa sadara menghabiskan segala uang untuk kerperluan kita untuk membeli benda ini termasuk diri saya sendiri. Tetapi para pengguna ini berbeda-beda , ada yang menggunakan nya hanya untuk berkomunikasi , tetapi ada yang menggunakannya untuk narsis agar tidak ketinggalan zaman dengan anak-anak lainnya, sehingga mereka menjadi autis terhadap benda ini. Dan para maniak gadget ini akan terus berjuang menjadi yang pertama untuk menemukan hal yang baru dari gadget nya , dan semua itu adalah para gadgetisme , memang ini sedikit terdengar aneh , tetapi inilah yang terjadi kepada saya sendiri , dikala saya berfikir secara mendetail mereka mengatakan saya adalah seorang bookisme , dan saya berbicara tentang kebanggsaan mereka mengatakan saya nasionalisme , begitu juga mereka , yang mana selalu sibuk dengan gadgetnya masing-masing jikalau sedang mengobrol dan nongkrong, oleh karena itu secara spontan saya mengatakan bahwa mereka adalah GADGETISME artinya orang yang terlau maniak terhadap gadget. Contohnya seperti ini , para gadgetisme akan selalu mengganti gadget yang lama tidak mengalami gelaja apa-apa, tetapi karena hasrat maniaknya menggapai level atas sehingga over mereka akan membeli gadget yang edisi baru , bahkan sampai berlomba-lomba untuk bisa memiliki kedudukan pertama untuk pengguna gadget yang baru saja di terbitkan.
Dan dari seluruh hari-hari yang saya jalani penuh dengan gadget sehingga membuat saya menjadi seorang gadgetisme juga , mungkin ini semua terjadi karena lingkungan saya yang serba gadgetisme. Tetapi apabila kita masih tidak melenceng jalan untuk menggunakan gadget ini , maka ini akan menajdi kita seorang yang smart. Saya selalu berharapa saya bisa menciptakan hal-hal yang baru dan bisa juga mempengaruhi banyak orang untuk temua saya yang baru.
Optimisme akan selalu saya bangun dan menjadi kan diri ini sebagai motivasi untuk diri sendiri dan untuk orang lain. Semoga kita semua tidak terlelap dalam perkembangan gadgetisme , tetapi kita bangun dan mencoba yang baru dari gadgetisme ini , agar kita di pandang bukan saja sebagai pengguna teknologi , tetapi menjadi kan kita sebagai pencipta teknologi. Kita buka chip komputer yang di ciptakan manusia , tetapi kita adalah MANUSIA itu sendiri yang di ciptaka ALLAH dan memiliki fikiran yang luas , oleh karena itu , marilah sama-sama kita gunakan gadgetisme ini untuk berlomba menuju kemengan secara ekonomi, dan maju dengan negara yang benar-benar berkembangna bukan hanya namanya yang berkembang. Teliti dan tegas adalah salah satu komponen untuk melakukan segala hal itu.