Jumat, 08 April 2016

Bening Laut dan Keindahan Sabang sebagai Pariwisata di Aceh

        
            Aceh , salah satu provinsi yang terletak diujung pulau sumatra , keindahan aceh tak diragukan lagi oleh banyak wisatawaan lokal maupun interlokal. Setelah bencana dahsyat Tsunami yang membuat mata dunia tertuju oleh aceh , membuat aceh menjadi salah satu target untuk wisatawan berkunjung , tak lain Banda Aceh yang menjadi tempat dimana persinggahan pertama para wisatawan ini.
            Bukan hanya sejarah yang menakjubkan dan cerita  Tsunami membuat Aceh di kunjungi para wisatawan seluruh belahan dunia. Tetapi ada satu pulau yang terletak di ujung pulau sumtra ini dan menjadi pembatas negara Indonesia. Sabang , atau dengan sebutan akrab orang aceh menyebutnya Pulau Weh , Sabang adalah salah satu pulau yang juga termasuk dalam Provinsi aceh , keindahan sabang dan bening air lautnya menjadi salah satu target para wisatawan dari seluruh belahan dunia bahkan bukan hanya wisatawan luar , warga aceh sendiripun banyak yang mengambil waktu senggang nya untuk berkunjung ke Pulau Weh tersebut. Keindahan sabang ini memang sangat di pertimbangkan , rasanya tak cukup sekali kita berkunjung untuk merasakan keindahannya. Alam yang indah itu memang benar-benar menhipnotis mata.
            Sabang adalah pulau zona ekomoni bebas ia sering disebut sebagai titik paling utara indonesia , oleh karena itu perbatasan Indonesia terletak di pulau sabang yang biasa di sapa akrab oleh para masayarakat aceh Tugu 0 Kilometer. Di Pulau Weh terdapat satu danau air tawar yang disebut danau Aneuk Laot. Sebelum perang Dunia Ke II Sabang menjadi salah satu kota pelabuhan terpenting.
            Sabang memiliki banyak tempat wisata yang bisa kita kunjungi , terutama tempat segala acara tradis yang dilaksanakan yaitu Sabang Fair , disabang fair kita bisa menikmati keindahan sunset di senja hari. Setelah beranjak dari sabang fair kita bisa menikmati warga dalam laut dengan bersnorkling dan diving di iboih, di Iboih terkenal dengan wisata bahari nya , ada tiga tempat yang menjadi primadona kunjungan wisatawan yaitu Pantai Teupin Sirkui , Pantai Pulau Rubiah dan Pantai Gapang. Untuk snorkeling sepuasnya kita dikenankan biaya Rp.400.000 lengkap dengan instruktur dan kita bisa menikmati dalam laut bermain bersama ikan-ikan lucu. Setelah lelah menikmati pantai yang indah itu dan berman dengan ikan yang lucu-lucu, saat nya kita menyantap makanan yang sangat terkenal di Pulau Kla yaitu Rujak Pulau Klah , selain rujak yang lezat dan pas dilidah kita juga dimanjakan dengan pemandangan laut yang berwarna hijau dan biru. Bukan saja rujak yang yang bisa kita santap di Pulau Para Aulia itu , tetapi kita juga bisa menyantap Sate Gurita dan Mie Jalak dua makanan ini menjadi incaran para wisatawan yang berkunjung , karena tidak akan lengkap rasanya apabila kita berlibur tanpa merasakan kulinernya. Sate Gurita ini umumnya sama dengan sate-sate yang kita makan biasanya , yang menjadi daya tariknya adalah daging gurita dan bumbu kacang serta bumbu padang yang meresap kedalam daging gurita tersebut , untuk menikmati Sate Gurita kita dalam satu porsi kita hanya perlu membayar sebesar Rp.100.000 saja. Mie jalak adalah mie khas sabang yang sudah ada sejak lama dan menjadi resep turun temurun sejak dulu. Mie Jalak ini bisa ditemukan di Toko Pulau Indah , dijalan Perdagangan. Harga satu porsi Mie Jalak hanya Rp.100.00 saja.
            Tidak lengkap rasanya apabila kita sudah menginjakkan kaki di tanah aulia nan indah ini jika kita tidak berkujung kemonumen sejarah sekaligus batas negara Indonesia kita ini yakni Tugu 0 Kilometer. Tugu 0 kilometer ini juga menjadi incaran para wisatawan , selain bisa melihat langsung bagaimana batas indonesia ini tetapi kita juga bisa menikamati laut lepas samudra Hindia yang sangat biru. Untuk para pecinta sunrise , jangan sampai melewatkan pantai Anoi Itam yang letaknya sekitar 10km dari pusat kota , bukan hanya sunrise yang bisa kita nikmati di pantai Anoi Itam itu tetapi kita juga menikmati terumbu karang nya dengan pasir hitam , terumbu karang di pantai Anoi Itam ini tidak kalah menariknya dengan terumbu karang yang ada di Iboih.
            Sabang menurut sejarahnya berasal dari kata Shabag yang artinya gunung meletus,kita bisa menikmati pemandangan gunung merapi dengan kawah yang masih aktif dengan aliran air hangat disekitaran kawah tempat ini bernama Gunung Berapi Jaboi yang letak nya sekitar 16 kilometer dari pusat kota , kita bisa menikmati alam yang sangat indah dengan latar yang serba putih.
            Nah, jika kita berpergian di suatu tempat jangan lupa membawa bunga tangan (oleh-oleh) , disabang kita bisa membeli oleh – oleh dari sabang seperti T-shir dan Bakpia , serta salak sabang , T-shirt yang unik-unik ini bisa kita temukan di Piyoh Design , di jalan Cut Mutia No. 11 , Kota Atas. Bakpia dan Salak sabang bisa kita dapatkan di Pelabuhan Balohan Sabang. Jadi bisa kita simpulkan 10 hal yang harus kita lakukan ketika kita berkunjung ke Pulau Weh ini yaitu :
  1. Snorkeling di Iboih 
  2. Berkunjung Ke Tugu Nol Kilometer 
  3. Makan rujak di Pulau Klah
  4. Menyantap Sate Gurita
  5. Menyantap Mie Jalak
  6. Menikmati Sunrise Di Pantai Anoi Itam
  7. Menikmati keindahan Gunung Jaboi
  8. Menikmati sunset di Sabang Fair
  9. Belanja oleh-oleh T-shirt Unik di Piyoh Design
  10. Belanja oleh-oleh bakpia dan salak sabang.

Nah ,apabila 10 hal yang telah kita simpulkan diatas dapat kita laksanakan selama berada di Pulau Weh , disitulah kita akan merasakan kenikmatan alam dan pengalaman baru. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat untuk seluruh wisata Pulau Weh Kota sabang Prov Aceh.      
 

Tidak ada komentar: